Postingan

Menjadi Bernilai itu Sederhana (2)

Gambar
a Lonely Bugs, sore hari dimusim silaturahmi, sikumbang kepik, ia bagian dari pada nilai, karena ia menjaga nilai amanah yang diperankan kepadanya untuk memakmurkan bumi, menjadi penghias mata ditengah hehijauan yg begitu luas. Kira - kira apa yang terbayang dalam benakmu ketika kau mendengar kata NILAI ? semoga bukan angka - angka hitam dan merah sewaktu SD atau SMP dulu..hhe saya mau kasih suatu pendangan yg beda, mungkin beda bisa jadi karena ini baru banget, atau justru karena ini sangat hampa tak bermakna, tapi semoga kalian yg baca, kita bisa diskusi lebih banyak dan membuat banyak perubahan. Malam itu kami berdiskusi, sambil menunggu makan malam yang sedang di pesan, awalnya kami membicarakan masa - masa pasca kampus, berbicara tentang apa rencana selanjutnya setelah resmi menyandang gelar sarjana. Yang menarik pada malam itu kawanku langsung memulai topik bincang malam dengan kata "masih mau dilanjutkan sama d.o.i kan?" Jujur, spontan kujawab, "wallah...

Sumber Daya Imajinasi dan Masa Depan

Gambar
Matahari senja di perkampungan kala itu Menjawab Tantangan! Apa yang akan terjadi hari esok, adalah akumulasi dari apa yang dilakukan hari ini. quotes ini bukan quotes baru apalagi hukum alam baru, kalimat itu sudah ada sejak matahari beredar dari timur ke barat manakala manusia menyadari bahwa hidupnya harus terus bergerak dan suatu saat pasti akan berhenti, dan sampai hari ini semakin banyak yang tau maksud dan lafadz dari kalimat itu. Maka, tak perlu risau apalagi terburu - buru jika berbicara masa depan, toh apa yang akan dimakan esok hari pun siapa yang tau? paling yang tau hanya yang Maha Kuasa memberi Rizki. Artinya, jika ada sesuatu yang bisa dilakukan lalu di usahakan hingga menjadikann ada sebuah hasil yang terbaik pada hari ini, mengapa harus menunda sampai esok hari? begitu kirannya daya nalar kita bekerja. Lebih lanjut, jikalau bisa dini hari, mengapa harus menunggu matahari terbit?

Kestabilan Harga dan Rumah Tangga

Gambar
dokumentasi pribadi Kebijakan moneter di Indonesia memiliki peranan yang sangat penting bagi kondisi perekonomian di Indonesia, sehingga terdapat otoritas khusus yang mengatur kebijakan ini, yaitu Bank Indonesia. Sejak di tetapkannya undang – undang No. 3 tahun 2004 peran kebijakan moneter di Indonesia semakin spesifik, dalam hal ini bank Indonesia sebagai pemegang regulasi kebijakan moneter haruslah mampu untuk memelihara dan mencapai kestabilan nilai rupiah. Adapun yang dimaksud dengan kestabilan nilai rupiah antara lain, adalah kestabilan terhadap harga - harga barang dan jasa dalam perekonomian yang tercermin pada inflasi. Sehingga untuk mencapai tujuan tersebut, sejak tahun 2005 Bank Indonesia mulai menerapkan kerangka kebijakan moneter dengan inflasi sebagai sasaran utama kebijakan moneter atau Inflation Targeting Framework (ITF ) dengan menganut sistem nilai tukar yang mengambang ( free floating ). Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk melakuka...

Bincang Malam Tantangan Dunia Riset

Sudah menjadi rutinitas baru bagi kami untuk setiap Rabu malam mengundang orang – orang yang kami anggap dapat memberikan informasi dan membuka wawasan baru yang sedikit orang tahu akan hal itu. Kali ini proses belajar sangat terasa, meski secara fisik tidak bisa hadir langsung bertemu wajah dengan pembicara yang di undang malam itu. Beliau adalah salah satu tokoh aktivis pergerakan dalam bidang pendidikan yang namanya mungkin tidak terlalu terkenal sekelas Pak Anies Baswedan, dkk. apalagi Ki Hajar Dewantara dalam skala Nasional. Namun dalam skup kelompok aktivis pergerakan, orang pasti akan mengetahui siapa beliau sudah tahu dari mana asal beliau. Malam itu, seseorang yang kerap kami sapa dengan panggilan “ustadz” yang artinya guru, memaparkan informasi baru bagi kami, tentang sebuah tantangan dunia riset pasca kampus nanti. Bahwa tantangan dunia Riset, khususnya Indonesia sangat besar. Mengapa? karena kondisi negara kita yang cukup memprihatinkan untuk dunia riset ini, Indon...