Postingan

Menampilkan postingan dengan label Masa depan

_Prophetic Leadership: Ulasan Singkat Ibrahim Alayhisholatuwassalam._

Gambar
Siapa yang tak kena sosok Nabi Ibrahim a.s., seorang yang digelari sebagai kekasih Allah SWT. Yang dalam kehidupannya begitu penuh drama. Tentu bukan drama yang biasa – biasa saja, apalagi drama receh seorang di sekeliling kita, yang terkadang hanya karena ingin mendapatkan perhatian dari seseorang, trus bikin drama :P Sosok Ibrahim as. memiliki kisah yang sangat menarik dan tentunya sangat mendunia, bahkan diabadikan dalam Al-Quran. Tidak hanya di abadikan, tapi juga di praktikan dalam syariat menjalankan agama. Tidak hanya dipraktikan juga, tetapi juga menjadi kewajiban yang harus * diusahakan* mampu setiap orang muslim agar menunaikannya. Ibadah Haji *Inspirasi di masa Muda* Hari ini kebanyakan dari anak muda terlalu fokus pada eksistensi dirinya agar bisa di terima oleh lingkungannya, ditambah bumbu media sosial, semua jadi paket komplit. Mirip bubur ayam. enak kelihatannya, tapi isinya karbohidrat semua, habis itu dimakan setelah olahraga. Bukan ngga ...

Mencari Hikmah dan Menemukan Kebijaksanaan pada SDGs

Gambar
Sustainable Development Goals, 17 Goals, Sumber Gambar: Google-picture Jadi baru saja kemarin saya mengikuti event Seminar Nasional? ada yang tdk tau apa itu Seminar Nasional? pasti pada tau ya. Sesi kali ini di inisiasi oleh SDGs Center Unpad dan SMERU Research Institute. dua Lembaga ini ada yang tidak tau?  cari sendiri aja ya itu lembaga apa, hhe Mumpung masih hangat, sepertinya akan cocok untuk jadi input yg sangat baik, kalo sejak awal hasil seminar dari hasil penelitian para peneliti ini dibuat sharing-sharing kecil diluar gedung, biar ada triger diskusi berkembang dan produktif lainnya  tema besarnya adalah membahas  Arah pembangunan SDM pada periode kedua Jokowi.  Dari sana ada dua sub pembahasan inti yang menurut saya sangat menarik bagi para aktivis pendidikan, NGO,  Community Development,  bahkan para aktivis pendidikan   islam, mengapa? pasalnya menurut saya, dari hasil penelitian tersebut banyak  evidence  yang...

Menjadi Bernilai itu Sederhana (2)

Gambar
a Lonely Bugs, sore hari dimusim silaturahmi, sikumbang kepik, ia bagian dari pada nilai, karena ia menjaga nilai amanah yang diperankan kepadanya untuk memakmurkan bumi, menjadi penghias mata ditengah hehijauan yg begitu luas. Kira - kira apa yang terbayang dalam benakmu ketika kau mendengar kata NILAI ? semoga bukan angka - angka hitam dan merah sewaktu SD atau SMP dulu..hhe saya mau kasih suatu pendangan yg beda, mungkin beda bisa jadi karena ini baru banget, atau justru karena ini sangat hampa tak bermakna, tapi semoga kalian yg baca, kita bisa diskusi lebih banyak dan membuat banyak perubahan. Malam itu kami berdiskusi, sambil menunggu makan malam yang sedang di pesan, awalnya kami membicarakan masa - masa pasca kampus, berbicara tentang apa rencana selanjutnya setelah resmi menyandang gelar sarjana. Yang menarik pada malam itu kawanku langsung memulai topik bincang malam dengan kata "masih mau dilanjutkan sama d.o.i kan?" Jujur, spontan kujawab, "wallah...

Sumber Daya Imajinasi dan Masa Depan

Gambar
Matahari senja di perkampungan kala itu Menjawab Tantangan! Apa yang akan terjadi hari esok, adalah akumulasi dari apa yang dilakukan hari ini. quotes ini bukan quotes baru apalagi hukum alam baru, kalimat itu sudah ada sejak matahari beredar dari timur ke barat manakala manusia menyadari bahwa hidupnya harus terus bergerak dan suatu saat pasti akan berhenti, dan sampai hari ini semakin banyak yang tau maksud dan lafadz dari kalimat itu. Maka, tak perlu risau apalagi terburu - buru jika berbicara masa depan, toh apa yang akan dimakan esok hari pun siapa yang tau? paling yang tau hanya yang Maha Kuasa memberi Rizki. Artinya, jika ada sesuatu yang bisa dilakukan lalu di usahakan hingga menjadikann ada sebuah hasil yang terbaik pada hari ini, mengapa harus menunda sampai esok hari? begitu kirannya daya nalar kita bekerja. Lebih lanjut, jikalau bisa dini hari, mengapa harus menunggu matahari terbit?