Postingan

Bincang Malam Tantangan Dunia Riset

Sudah menjadi rutinitas baru bagi kami untuk setiap Rabu malam mengundang orang – orang yang kami anggap dapat memberikan informasi dan membuka wawasan baru yang sedikit orang tahu akan hal itu. Kali ini proses belajar sangat terasa, meski secara fisik tidak bisa hadir langsung bertemu wajah dengan pembicara yang di undang malam itu. Beliau adalah salah satu tokoh aktivis pergerakan dalam bidang pendidikan yang namanya mungkin tidak terlalu terkenal sekelas Pak Anies Baswedan, dkk. apalagi Ki Hajar Dewantara dalam skala Nasional. Namun dalam skup kelompok aktivis pergerakan, orang pasti akan mengetahui siapa beliau sudah tahu dari mana asal beliau. Malam itu, seseorang yang kerap kami sapa dengan panggilan “ustadz” yang artinya guru, memaparkan informasi baru bagi kami, tentang sebuah tantangan dunia riset pasca kampus nanti. Bahwa tantangan dunia Riset, khususnya Indonesia sangat besar. Mengapa? karena kondisi negara kita yang cukup memprihatinkan untuk dunia riset ini, Indon...

Siap Jadi Relawan, Kontribusi Global

Kamu tahu kisah tikus yang berhasil menyelamatkan seekor singa, dengan ceritanya sampai kemudian tikus itu menjadi kawan daripada singa itu? Ya itu memang sebuah kisah fiksi yang mungkin sudah tidak laku di zaman serba digital seperti ini. Namun berbeda dengan salah satu volunter yang beberapa hari yang lalu, sempat berkunjung dan bersilaturahim dengan kami, para peserta pembinaan Rumah Kepemimpinan Regional Bandung. Beliau dan rekan – rekannya masih menceritakan hal itu kepada anak – anak yang mungkin diluar jangakauan fisik maupun visi kita saat ini.

Ada “Gula” ada “Meikarta”

              Pernah mendengar istilah “ada gula, ada semut”? tentu istilah ini sering kita dengar, namun kali ini “bukan hanya ada gula ada semut, melainkan ada gula ada meikarta. Sederhananya, kali ini nasib semut perlahan tergantikan oleh “meikarta” segerombolan kelompok menyerupai semut yang pandai sekali dalam melihat peluang bisnis dan pembangunan infrastruktur sebuah yang sangat manis. “meikarta” lebih cepat dari pada sekelompok semut yang ramai ketika ada sebuah gula, instink “merikarta” juga lebih peka dan lebih canggih pada objek - objek bisnis pengembang yang ada di asia tenggara pada umumnya dan Indonesia pada khususnya, namun “meikarta” ini ternyata hanya sebuah label nama untuk salah produk dari satu perusahaan besar pengembang properti di Indonesia, yakni Lippo Group milik seorang keturunan Indo-China .               Bisnis pada sektor pr...

Resep mewujudkan cita-cita Indonesia

Gambar
 Oleh: Dr. Zulkifli Hasan, dalam acara NLC "Kontribusi untuk negeri" sekaligus  memperingati 15 tahun Rumah Kepemimpinan (PPSDMS Nurul Fikri) 1. Selalu bersyukur atas karunia Allah, usaha² maksimal, sehingga kita bisa mencapai takdir yg baik 2. Merefleksikan masa depan dengan mimpi2 besar, karena warisan dari para pejuang kemerdekaan Indonesia adalah mimpi² kemerdekaan yg besar & jauh sekali 3. Memperdalam dan memperbanyak ilmu pengetahuan, selalu terus update dan upgrade 4. Bangga dengan Pancasila dan bela dengan segenap tenaga, sehingga bangsa Indonesia bisa berkeadilan dan sejahtera 5. Lindungi dengan segenap tumpah darah apa yg telah di perjuangkan oleh para pendahulu 6. Melakukan usaha bersama dan gotong royong 7. Yakinlah akan kemauan, pasti bersamanya ada jalan, sungguh-sungguh meminta kepada Allah dalam mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka ini 17.15, 26 Agt 2017