Menakar dampak “First Trump” bagi perekonomian Indonesia
Berbicara mengenai perekonomian Indonesia,
sebenarnya Indonesia bisa di bilang termasuk kedalam kategori negara dengan
tingkat ketahanan ekonomi yang cukup kuat, lihat saja peristiwa krisis 98 dan
tahun 2008, efek dari krisis – krisis ekonomi tersebut bisa disebut sebenarnya
‘tidak begitu’ mengancam Indonesia, meski sempat pada saat itu perekonomian
jatuh, namun dalam proses yang tidak begitu lama, segera perekonomian Indonesia
kembali membaik dan tumbuh sesuai pada target yang di tetapkan saat itu.
Adapun
persoalan kekhawatiran tentang efek kemenangan Trump dengan paket kebijakannya
terhadap perekonomian Indonesia, pastinya akan sangat sekali berpengaruh,
karena baik secara langsung maupun tidak langsung, Indonesia banyak menjadi
mitra Amerika Serikat dalam berbagai aktivitas perdagangan Internasional,
sehingga sedikit banyak akan membuat neraca perdagangan Indonesia terpengaruhi
pula oleh hasil keputusan kebijakan yang diambil oleh AS.
Sejauh ini kebijakan seperti apa yang mulai
diberlakukan oleh presiden terpilih amerika serikat yang baru itu. Salah satu kebijakan
yang memunculkan kekhawatiran adalah janji kampanye Donald trump, pada waktu
sebelum terpilih menjadi presiden Amerika, yang lebih familiar dengan sebutan
“First Trump” dimana trump berjanji untuk melakukan protektionisme pada
perdagangan internasional amerika, yang intinya Amerika benar – benar akan
membatasi jumlah impor dari semua negara di dunia, yang mana disinyalir
akibatnya akan memperkuat nilai tukar dollar US terhadap Rupiah. Disamping
menguatnya nilai tukar dolar US, mungkin sejauh ini yang menjadi kekhawatiran
utama adalah karena Indonesia banyak sekali mengekspor barang – barangnya ke
amerika, artinya akan terjadi penurunan jumlah pasar untuk produksi dalam
negeri.
Menyasar Pasar ASEAN
Namun meski begitu, sebenarnya Indonesia
tidak perlu begitu khawatir untuk kebijakan ini, karena secara langsung mungkin
kebijakan trump ini akan lebih banyak berdampak pada negara ekspor terbesar di
dunia yang salah satunya adalah China, di sisi lain Indonesia masih mempunyai
pasar ASEAN yang benar – benar bisa di manfaatkan dengan catatan semua pihak di
Indonesia harus bisa bergerak cepat, baik itu para produsen pengekspor maupun
pemerintah sebagai regulator yang pasti sangat berpengaruh pada aktivitas
perekonomian internasional ini. Membidik pasar bebas ASEAN ini dapat menjadi
salah satu alternative atas kebijakan first trump yang kini telah
berjalan, dan mulai membatasi para pengekspor Indonesia, adapun apabila
kebijakan tersebut benar – benar membatasi secara penuh akses ekspor barang
produsen Indonesia ke Amerika, Indonesia bisa dipastikan akan mengubah haluan
objek free trade nya dan mau tidak mau harus memaksakan untuk kembali survive
pada area free trade yang “baru” pasar ASEAN.
Potensi sector wisata
Selain mulai mencari alternative baru untuk
kembali memaksimalkan produksi ekspor Indonesia pada perdagangan internasional
akibat protectionism yang dilakukan oleh trump. Posisi pasar wisata Indonesia
akibat nilai tukar dolar US yang menguat terhadap Rupiah dapat dimaksimalkan,
karena para turis asing, terutama turis amerika akan lebih memilih melakukan
tur dan liburan di Indonesia ketimbang di negaranya, begitu pun negara – negara
lainnya. Akibat penguatan nilai tukar dollar US ini juga ditambah kebijakan trump
tentang pembatasan imigran, akan memungkinkan mengubah paradigm secara ekonomis
bagi para wisatawan seluruh dunia untuk mengubah destinasi wisata tur dan
liburannya, tidak lagi menuju amerika, melainkan negara – negara lainnya.
Karena melihat potensi Indonesia yang benar
– benar kaya akan destinasi wisata juga kearifan budaya lokal dan alamnya,
sector wisata ini akan mampu mengatasi pengurangan devisa akibat berkurangnya
jumlah pada neraca perdagangan Indonesia, oleh karena itu penting bagi seluruh stakeholder
yang memangku kebijakan maupun pelaksanaan pada sector wisata ini untuk
mengoptimalkan penggunaan seluruh sumber dayanya bersiap sebagai negara dengan
pasar wisata yang begitu potensial, sehingga sector wisata ini akan benar –
benar memberikan dampak positif dan menjadi salah satu solusi dari permasalahan
kebijkaan trump, juga menjadi destinasi utama bagi seluruh wisatawan dunia.
Pada kesimpulannya, first trump ini
memang berdampak dan menjadi persoalan, namun pada setiap persoalan pasti
terdapat solusi penyesaiannya, maka dari itu sebenarnya Indonesia harus benar –
benar professional dalam mengelola potensi yang ada, sehingga pada persoalan
daya saing Indonesia akan mampu untuk survive dan terlahir kembali sebagai
“Macan Asia”
Sumber Referensi : (link/buku)

Komentar
Posting Komentar